KESEHATAN

Menuju Akreditasi KALK

Sejak Tahun 2016 UPTD Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Sleman telah menerapkan standar mutu ISO/IEC 17025:2008 (tersertifikasi  26 Juli 2016). Adapun parameter yang sudah tersertifikasi : pH, suhu, E.coli, Coliform Total, Fe, Mn, NO2, cl, SO4. Pada Tahun 2017 telah menerapkan standar mutu ISO/IEC 17025:2017 (surveillance Februari 2017).

UPTD Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Sleman telah selesai melaksanakan kegiatan Surveillance Audit ISO/IEC 17025:2017. Rangkaian kegiatan Surveillance Audit ini dilaksanakan tanggal 29 Juli 2019. Sebelum dilakukan Surveillance Audit oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), secara internal setiap tahun UPTD Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Sleman juga telah melaksanakan serangkaian kegiatan Audit Internal dan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM).

Sebagai upaya meningkatkan Mutu Pelayanan, pengakuan bahwa UPTD Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Sleman telah memenuhi standar, memberikan perlindungan pada petugas dan lingkungan karena pelayanan telah terstandar. UPTD Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Sleman di tahun 2019 sudah di jadwalkan dalam pemenuhan persyaratan sebagai Laboratoratorium terakreditasi KALK. Perencanaan kegiatan di tahun 2019  meliputi: work shop , Bimtek I, Bimtek II, Survei simulasi dan survei akreditasi Kalk.

TUJUAN AKREDITASI KALK LABORATORIUM KESEHATAN

A. Umum

Memacu laboratorium kesehatan memenuhi standar sehingga dapat memberikan pelayanan yang bermutu dan bertanggung jawab

 B. Khusus :

  1. Pengakuan kepada laboratorium kesehatan yang telah mencapai tingkat pelayanan kesehatan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan
  2. Memberikan jaminan kepada petugas laboratorium kesehatan bahwa semua fasilitas telah memenuhi standard sehingga dapat memberikan pelayanan yang bermutu
  3. Memberikan jaminan dan kepuasan kepada pelanggan dan masyarakat

 

MANFAAT AKREDITASI KALK LABORATORIUM KESEHATAN

  1. Mayarakat dapat mengenal laboratorium kesehatan yang terakreditasi dan mendapat pelayanan laboratorium kesehatan yang terstandarisasi
  2. Sebagai alat bagi pemilik laboratorium kesehatan dan pengelola untuk mengukur kinerja laboratorium kesehatan
  3. Meningkatkan citra laboratorium kesehatan dan kepercayaan masyarakat pengguna jasa laboratorium kesehatan